Kamis, 09 Januari 2014

TIPS MANAJEMEN WAKTU





A.    Pengertian Manajemen Waktu
Taylor (1990) menyatakan bahwa manajemen waktu adalah pencapaian sasaran utama kehidupan dengan cara mengesampingkan kegiatan-kegiatan yang tidak penting. Menurut Covey (1994) mengaitkan manajemen waktu dengan manajemen diri dan kunci dari manajemen waktu adalah organisir dan laksanakan menurut prioritas.
Douglass (2000) mengatakan manajemen waktu yaitu usaha untuk menggunakan waktu yang ada secara lebih bermakna dan manajemen waktu adalah sebuah keterampilan untuk memperhitungkan waktu agar pekerjaan dapat berjalan secara efektif.
Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa manajemen waktu adalah kemampuan mengelola waktu untuk merencanakan, mengorganisasikan, dan mampu mengendalikan dalam melakukan hal-hal penting secara efektif dan efisien yang bertujuan mengoptimalkan waktu yang ada sehingga segala hal dapat dikerjakan dengan lebih cepat.

B.     Manfaat Manajemen Waktu
1.      Semua hal yang ingin kita kerjakan dapat berjalan dengan baik
Karena kita sudah merencanakan atau menyusun serangkaian pekerjaan yang akan kita selesaikan, maka pekerjaanpun dapat berjalan dengan baik dan teratur karena kita menjalankan sesuai rencana yang telah kita susun sendiri dan telah kita sesuaikan dengan kondisi kita.
2.      Pekerjaan dapat selesai pada waktunya
Saat kita bisa memanajemen waktu, kita dapat menggunakan waktu seefisien dan seefektif mungkin untuk menyelesaikan pekerjaan. Sehingga tidak akan ada waktu yang terbuang sia-sia dengan begitu pekerjaan dapat terselesaikan tepat pada waktunya.
3.      Tidak ada kegiatan yang terlewat
Saat memanajemen waktu kita bisa menyusun jadwal mulai dari pekerjaan yang harus dikerjakan terlebih dahulu hingga pekerjaan yang dapat diselesaikan terakhir. Dengan adanya jadwal kita tidak akan lupa untuk melaksanakan pekerjaan yang akan diselesaikan karena kita dapat melihat jadwal pekerjaan kita dan semuanya telah terjadwal atau tersusun dengan baik.
4.      Tidak ada waktu yang terbuang sia-sia
Saat memanajemen waktu kita menyusun jadwal yang akhirnya bisa membuat kita fokus pada apa yang akan kita kerjakan. Sehingga dalam menyelesaikan pekerjaanpun kita dapat menggunakan waktu seefektif dan seefisien mungkin dan tidak ada waktu yang terbuang sia-sia karena kita benar-benar fokus.

C.    Prinsip Manajemen Waktu
1. Jadilah aktif, bukan hanya reaktif
2. Set Gol
3. Prioritaskan tindakan
4. Jaga fokus
5. Buat tenggat waktu yang realistis
6. Setelah memutuskan rencana dan terfokus, lakukan dengan cara :
·         Membagi dan mengerjakan apa yang harus di lakukan. Pecahkan tugas besar menjadi tugas-tugas kecil dan berikan setiap bagian dari tugas tenggat waktu yang realistis.
·         Mengatur sumber daya, dan bagaimana akan melakukannya
·         Luangkan waktu untuk belajar bagaimana melakukan sesuatu sendiri
·         Jangan menunda-nunda
·         Manfaatkan peluang
·         Waspada terhadap pemborosan waktu
7. Seimbangkan hidup. Terlalu banyak istirahat atau terllau banyak bekerja akan menimbulkan dampak negatif dalam jangka panjang.


D.    Tujuan Manajemen Waktu
1.    Untuk mencapai suatu target
Tujuan manajemen waktu yaitu untuk mecapai target adalah di mana seseorang pasti memiliki target dalam hidupnya, di mana untuk mencapai terget tersebut haruslah dengan rencana yang matang. Salah satunya dengan  perencanaan waktu, karena dengan adanya perencanaan atau manajemen waktu maka seseorang dalam menjalankan hidupnya akan lebih teratur sehingga target dalam kehidupannyapun dapat tercapai satu persatu. Contohnya dalam bidang belajar seorang siswa memiliki target terdekat yaitu mengikuti suatu perlombaan mewakili sekolah dan ingin memenangkannya dan sebentar lagi ia akan menghadapi ujian dan ingin mendapatkan nilai yang memuaskan. Maka dari itu ia mulai menyusun jadwal pembagian waktu untuk persiapan perlombaan dan waktu belajar, sehingga dengan begitu ia dapat mencapai seluruh targetnya.
2.    Untuk menjaga keseimbangan di antara tujuan-tujuan yang saling bertentangan
Terkadang di dalam kehidupan kita sehari-hari pasti kita memiliki suatu tujuan, di mana tujuan tersebut tidak selamanya baik karena pasti ada tujuan yang kurang baik. Dengan adanya manajemen waktu, dapat membantu kita untuk bisa lebih menyeimbangkan tujuan yang baik dengan yang kurang baik tersebut. Seperti contonya  saat kita mengerjakan tugas pasti ada saat di mana kita bosan dan ingin bersantai, tetapi terkadang kita lupa waktu dan justru lebih banyak menghabiskan waktu untuk bersantai. Tetapi dengan adanya manajemen waktu kita bisa menyeimbangkan keduanya yaitu dengan cara saat menuliskan jadwal untuk menyelesaikan tugas dan kita juga bisa menuliskan jadwal untuk bersantai atau beristirahat sejenak dengan diberikan batasan waktu tertentu. Jangan sampai waktu beristirahat lebih lama dibandingkan waktu untuk menyelesaikan pekerjaan. Sehingga waktu untuk bersantai atau beristirahat sejenak tetap ada tetapi menyelesaikan pekerjaanpun tetap bisa berjalan dengan lancar.

3.    Untuk mencapai efisiensi dan efektivitas
Manajemen waktu untuk mencapai efisiensi dan efektif adalah di mana memilih waktu yang tepat, tidak membuang-buang waktu dan dapat memperoleh hasil yang maksimal dari suatu pekerjaan. Contohnya saat kita mendapatkan tugas dan kita sudah merencanakan tugas tersebut dikerjakan pada hari yang tepat, maka saat kita mengerjakan tugas tersebut di hari yang telah ditentukan kita jangan sampai menunda-nunda dan tetap fokus mengerjakan tugas tersebut agar tidak ada waktu yang terbuang sia-sia dan hasil dari pegerjaan tugas tersebutpun akan lebih maksimal karena kita mengerjakan dalam waktu yang cukup. Sehingga dengan demikian waktu yang digunakan sangat efektif dan efisien.

E.     Tips Manajemen Waktu
1.      Susun jadwal kegiatan
Jadwal kegiatan dapat disusun dengan sistem harian kemudian ke sistem mingguan. Gunakanlah agenda atau catatan untuk mencatat seluruh kegiatan yang akan dilakuakan baik kegiatan-kegiatan besar ataupun kegiatan-kegiatan kecil dalam waktu satu minggu, seperti jika akan ada ujian atau tugas yang akan dikumpulkan dalam satu minggu ini. Selain agenda ada juga beberapa alat untuk membantu kita memanajemen waktu, seperti PDA, Smartphone, Tablet PC, dll.
2.      Tentukan prioritas
Dalam  menyusun jadwal kegiatan kita harus mengetahui pekerjaan apa yang harus dikerjakan terlebih dahulu dan pekerjaan apa yang dapat dikerjakan terakhir. Seperti contohnya saat ada tugas yang harus dikumpulkan dan kita juga telah memiliki janji untuk pergi bersama teman. Maka yang harus kita dahulukan adalah mengerjakan tugas tersebut barulah setelah tugas tersebut selesai kita dapat pergi bersama teman.
3.      Gunakan “jam tenang” atau “waktu utama” untuk berpikir, merencanakan dan melakukan tugas penting
Jam tenang atau waktu utama adalah saat di mana kita memiliki waktu luang dan tidak melakukan pekerjaan apapun, selama waktu tersebut kita dapat menggunakannya untuk menyusun rencana kegiatan apa yang akan kita lakukan dan kita juga dapat menyelesaikan pekerjaan pekerjaan yang penting terlebih dahulu.
4.      Tetapkan sasaran jangka pendek maupun jangka panjang, dan tetapkan batas waktunya
Saat kita menentukan rencana pekerjaan pasti kita memiliki pekerjaan yang harus diselesaikan dalam waktu dekat dan pekerjaan yang dapat diselesaikan terakhir. Dalam menentukan pekerjaan mana yang utama kita juga harus menentukan batas waktu berapa lama kita akan menyelesaikan suatu pekerjaan, agar kita tidak terlalu lama menyelesaikan pekerjaan tersebut dan dapat segera menyelesaikan pekerjaan lainnya.
5.      Jangan menunda-nunda pekerjaan
Ketika kita mendapatkan suatu pekerjaan atau tugas kita harus segera membuat rencana untuk mengerjakan tugas tersebut dan tidak menunda-nunda mengerjakan tugas tersebut. Saat kita memiliki waktu luang jangan sia-siakan waktu tersebut dan sebaiknya kita segera menyelesaikan tugas, sehingga tidak akan ada tugas yang terbengkalai.
6.      Kurangi kegiatan yang kurang penting
Banyak kegiatan yang tidak penting yang sangat senang kita lakukan dan itu berarti kita telah membuang-buang sebagian dari waktu kita untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Contohnya kita sangat senang bermain internet atau bersenang-senang dengan teman hingga berjam-jam, padahal sebenarnya kita bisa menggunakan waktu tersebut untuk mengerjakan tugas-tugas kita.
7.      Kelompokkan tugas-tugas yang serupa
Agar kita tidak mengalami kebingungan dalam mengerjakan tugas dan tugas-tugas tidak bercampur menjadi satu, maka sebaiknya kita mengelompokkan tugas-tugas yang sejenis. Contohnya saat kita mengelompokkan tugas apa yang harus diketik, ditulis dan tugas apa yang harus dibaca.
8.      Jangan menjadi perfeksionis
Berusahalah agar menjadi orang sempurna yang siap menghadapi kekalahan. Tidak ada orang sempurna. Anda butuh tujuan yang dapat dicapai dengan kemampuan yang ada. Tugas-tugas sulit biasanya berakhir dengan penolakan dan penundaan.
9.       Jangan lupa dan jangan tinggalkan rekreasi.
 Kuliah, bukan berarti harus belajar sepanjang masa, tetapi juga harus tetap mempunyai kehidupan social yang baik. Missal berkunjung kerumah teman atau mengerjakan hobi yang anda sukai.

















DAFTAR PUSTAKA

Akmal, Vika Alvira. Manajemen Waktu. Perbedaan Prokastinasi Akademik Jenis Kelamin dengan Mengontrol Manajemen Waktu Pada Mahasiswa yang Kuliah Sambil Bekerja di Yogyakarta. 1 : 8.
Canfield, Jack dan Kimberly Kirberger. 2001. The Seven Habits of Highly Effective Teens. Jakarta: Binarupa Aksara.
Handoko, T. Hani. 2009. Manajemen. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta
Lie, Anita dan Sarah Prasasti. 2004. 101 Cara Membina Kemandirian dan Tanggung Jawab Anak. Jakarta: PT Elex Media Komputindo Kelompok Gramedia.
Sulistyawati, Murni. Manajemen Waktu. Mendapatkan yang Terbaik dari Waktu Kita. 1 : 11.


0 komentar:

Posting Komentar

 

Haloo Sahabat Konselor Copyright © 2008 Black Brown Art Template by Ipiet's Blogger Template