Senin, 06 Januari 2014

Mencocokan Bakat dengan Jenis-jenis Pekerjaan




A.     Pengertian Bakat
Spearman (Fudyartanta, 2004) engemukakan bahwa bakat adalah suatu kemampuan khusus yang berkembang secara istimewa atau menonjol, dibandingkan dengan kemampuan-kemampuan yang lain. Bakat tidak sama dengan kecerdasan tetapi kecerdasan menjadi dasar untuk berkembangnya bakat. Bahkan kecerdasan itu dapat dipandang sebagai faktor umum dan bakat itu adalah factor khusus.
Munandir (2001:15-16) mengatakan bahwa bakat sering dikatakan merupakan kemampuan yang dibawa sejak lahir, dengan kata lain bersifat keturunan.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Muhammad (2010) mengemukakan bahwa bakat bersifat bawaan dan harus dikembangkan untuk mendapatkan hasil yang optimal. Bakat itu senantiasa harus diasah dan dikembangkan agar dapat muncul dengan optimal dalam diri seseorang. Pengasahan yang dilakukan harus sepenuhnya mendukung terhadap perkembangan baka karena bakat berbeda dengan kemampuan yang tidak terlalu menekankan pada latihan atau pengasahan.
Dari berbagai pengertian diatas dapat diambil kesimpulan bahwa bakat adalah sesuatu hal yang menonjol pada seseorang dan menjadi kelebihan individu tersebut pada bidang tertentu, misalnya bakat pada bidang seni, olahraga, dan sebagainya. Bakat seseorang akan muncul apabila bakat individu tersebut selalu diasah atau dilatih.

B.     Hal-Hal Yang Mempengaruhi Bakat
1.      Faktor internal
a.       Minat
Merupakan motif asli yang muncul dari dalam diri individu itu sendiri
b.      Motif berprestasi
Seseorang yang mempunyai keinginan yang kuat menjadi seseorang yang berprestasi maka dengan dorongan dan latihan maka anak tersebut dapat mengoptimalkan bakat yang dia miliki. Sebaliknya, meskipun anak tersebut mendapat dukungan dan latihan tanpa ada motif berprestasi maka pengembangan bakat yang ia miliki tidak akan maksimal.
c.       Berani mengambil resiko
Resiko adalah hal yang biasa dalam menjalankan suatu hal. Contohnya kita punya bakat dalam bela diri tapi kita takut untuk mengambil resiko seperti patah tangan, bibir sobek, dan sebagainya, maka kita tidak akan pernah mungkin bias menjadi pesilat atau etarung yang baik.
d.      Ulet dalam menghadapi tantangan
Ulet artinya pantang menyerah dan tidak takut untuk gagal. Seseorang yang bisa menganggap bahwa kegagalan itu adalah hal yang biasa maka ia akan punya jiwa yang kuat untuk menghadapi segala masalah yang akan muncul
e.       Pengaruh unsure genetic
Khususnya yang berkaitan dengan otak, bila dominan otak sebelah kiri, bakatnya sangat berubungan dengan masalah verbal, intelektual, teratur, dan logis dan bila dominan dengan otak kanan berhubungan dengan masalah spasial, non verbal, estetik, artistik serta atletis
2.      Faktor eksternal
a.       Latihan
Bakat adalah sesuatu yang dimiliki secara alamiah, yang mutlak memerlukan latihan untuk membangkitkan dan mengembangkannya.
b.      Kesempatan maksimal untuk mengembangkan diri
Tidak semua orang mempunyai kesempatan untuk mengembangkan diri. Sebenarnya banyak sekali orang-orang yang berbakat dalam suatu hal, mereka juga memiliki minat dan motivasi yang kuat tetapi tidak bisa apa-apa. Salah satu hal yang menyebabkan itu terjadi karena tidak ada kesempatan atau tidak pernah diberi kesempatan untuk mencoba.
c.       Sarana dan prasarana
d.      Dukungan da dorongan dari keluarga
e.       Lingkungan tempat tinggal
f.       Pola asuh orang tua

C.    Langkah-Langkah Menemukan Bakat
Ada 5 cara mudah menemukan bakat yang tersembunyi, antara lain :
1.      Dengarkan orang lain
Dibandingkan diri sendiri, orang lain seringkali jauh lebih tahu. Besar kemungkinannya orang lain sudah pernah bahkan berkali-kali mengatakan bahwa anda sangat menguasai bidang tertentu. Hanya saja selama ini mungkin anda mengabaikannya dan tidak menganggap serius. Sekarang saatnya mulai mendengarkan.
2.      Temukan sesuatu yang sangat mudah dilakukan
Suatu saat mungkin anda melihat seseorang (dengan jenis kelamin dan usia yang sama) begitu kesulitan melakukan sesuatu, tetapi anda bisa melakukan aktivitas yang sama dengan super mudah. Lain waktu, anda menemukan orang lain mengambil kursus atau sekolah khusus untuk melakukan sesuatu tetapi anda bisa melakukan hal yang sama dengan sangat mudah tanpa kursus atau sekolah khusus. Berarti aktivitas tersebut adalah bakat tersembunyi anda.
3.      Temukan sesuatu yang paling anda nikmati
Bakat tersembunyi sering kali menunjukan dirinya sendiri ke permukaan. Adakah suatu aktifitas yang sangat ingin anda lakukan tetapi selama ini tidak karena keterbatasan tertentu (waktu, biaya, alat)?. Besar kemungkinan aktivitas tersebut adalah bakat tersembunyi anda. Tidak ada jaminan pasti bahwa setiap yang anda sukai merupakan bakat tersembunyi anda, tetapi kerap diantaranya.
4.      Temukan sesuatu yang sering anda bicarakan
Adakah topic tertentu yang anda sadari atau tidak selalu menjadi topic anda? Suatu ketika mungkin anda membicarakan topic lain, tetapi ujung-ujungnya lari ke topic yang biasa anda bicarakan lagi. Bisa jadi aktivitas yang ada dalam topic tersebut adalah bakat tersembunyi anda atau setidaknya terkait.
5.      Tanyakan pada orang lain
Dalam banyak hal, cara termudah dan tercepat untuk mengetahui sesuatu adalah dengan bertanya. Tanya pada siapapun yang anda piker bisa dan bersedia memberikan penilaian yang obyektif. Tidak selalu orang terdekat, bisa jadi mereka justru paling tidak obyektif. Minta meeka mengabaikan kebiasaan buruk-kebiasaan buruk anda, yang anda butuhkan hanya kelebihan anda. Sebisa mungkin usahakan dengan pertanyaan langsung “ menurut kamu, apa bakat apa?”. Tanya mereka secara terpisah, catat. Setelah semua jawaban terkumpul, perhatikan sesuatu yang paling sering disebutkan. Jika jumlah orang yang ditanya cukup banyak, 90% itu adalah bakat tersembunyi anda.

D.    Cara Untuk Mengembangkan Bakat
1.      Menumbuhkan keberanian : berani memulai, berani gagal, berani berkorban (perasaan, waktu, tenaga). Keberanian akan membuat kita melihat jalan keluar dari berbagai macam kendala.
2.      Didukung latihan : bakat yang kita punya sebaiknya perlu diimbangi dengan latihan.
3.      Didukung lingkungan : lingkungan seperti manusia, fasilitas, biaya, dan kondisi social yang turut berperan dalam usaha pengembangan bakat.
4.      Memahami hambatan dan cara mengatasinya : mengidentifikasi dengan baik kendala-kendala yang ada, kemudian dicari jalan keluar untuk mengatasinya.
5.      Mengembangkan situasi dan kondisi yang memberikan kesempatan untuk mengembangkan bakat khususnya dengan mengusahakan dukungan baik psikologis maupun fisik.

E.     Hubungan Bakat Dengan Jenis Pekerjaan
1.      BIDANG BAKAT UMUM
NO
BAKAT
KARAKTERISTIK
KARIER
1
AKADEMIK
·         Memiliki kemampuan dalam hal ilmiah
·         Mampu bekerja dengan hitungan (numerik)
·         Mampu menyusun angka
·         Mampu menyusun suatu jaringan ilmiah
·         Mampu merangkai kalimat logika
·         Dokter
·         Ilmuan
·         Saintis
·         Astronot
·         Mekanik
·         Akuntan
·            Guru
·            Apoteker
2
Sosial
·         Mampu menjalin hubungan dengan orang lain
·         Mampu mengatur diri dalam hubungan sosial
·         Mampu memahami dirinya sendiri
·         Mampu mengontrol diri dalam hubungan sosial
  Aktivis
  Pekerja sosial
  Guru
  Konselor
  Sosiolog
  Psikolog
  Wartawan
  Wiraswasta
  Marketing
  Relawan
  Humas
  Motivator
  ulama
3
Seni
·         Mampu memainkan alat musik dengan baik
·         Mampu menggambar objek dengan baik
·         Mampu menghasilkan lukisan yang indah
·         Mampu menata ruang
·         mampu merangkai ruang
  Artis
  Pemahat
  Pelukis
  Penenun
  Penata rambut
  Desainer
  Arsitek
  Kartunis
  Penari
·   Pemusik
4
Olahraga
·         mampu berlari dengan baik
·         mampu menyelam dengan baik
·         mampu melompat dengan baik
·         mampu berjalan cepat
·         mampu bernapas kuat
·         mampu menggerakkan anggota tubuh secara terkoordinasi
  Pemain sepak bola
  Atlet angkat besi
  Perenang
  Pemain basket
  Pemain volley
  Binaragawan
  Pelari
  Karate
  Pesilat
  karateka

2.      BIDANG BAKAT KHUSUS
NO
BAKAT
KARAKTERISTIK
PEKERJAAN
1
Verbal
·       Mampu berbicara dengan baik
·       Mampu merangkai kalimat dengan baik
·       Mampu menuangkan gagasan secara lisan dengan baik
·       Mampu menciptakan kata-kata yang puitis dan menyentuh
·         public speaker
·         Mc
·         wartawan
·         penyiar televisi
·         humas
2
Numerikal
·         Tertarik dengan angka-angka
·         Tidak bosan dalam menghadapi angka-angka
·         Merangkai konsep dalam bentuk angka
·         matematikawan
·         saintis
3
Skolastik
·         Mampu mengkombinasikan angka dan logika
·         Mampu menalarkan suatu konsep
·         Mampu menciptakan hipotesis
·         Mampu menciptakan keteraturan dalam suatu pola numerik
·         Pikirannya rasional
·         ilmuan
·         akuntan
·         programmer komputer
4
Abstrak
·         Tidak berkaitan dengan angka maupun logika
·         Mampu merencang pola
·         Mampu membuat suatu rancangan
·         Mampu membuat diagram
·         Mampu membuat pola-pola
·         desainer pakaian
·         ahli desain ruang (interior)
·         pelukis
·         pematung
5
Mekanik
·         Mampu bekerja dengan prinsip-prinsip ipa
·         Mampu mempelajari tata kerja mesin
·         Mampu membuat perkakas dan alat
·         montir
·         perajin
·         teknisi
·         ahli meubel
6
Spatial
·        Mampu mengamati pola
·        Mampu menceritakan pola 2 dimensi atau 3 dimensi
·        Punya kepekaan yang tajam terhadap detail dan visual
·        Menggambarkan sesuatu dengan begitu hidup
·        Melukis atau membuat sketsa secara jelas
·        Mampu membuat kesesuaian dalam pola 3 dimensi
·         pilot
·         insinyur mesin
·         fotografer
·         arsitek
·         pelukis
·         artis
7
Klerikal
·       Kecepatan dalam bekerja diatas rata
·       Mempunyai tingkat ketelitian kerja yang sangat baik
·       Suka hal yang berkaitan dengan tulis menulis cepat
·        Mampu meramu suatu racikan
·        Mampu menyusun administrasi di kantor
·        Mampu bekerja di laboratorium
·         apoteker
·         sekretaris
·         juru tulis
·         petugas laboratorium
8
Linguistic
·        Analisa bahasa baik
·        Berkomunikasi dengan baik
·        Mampu menulis dengan cepat
·        Mampu menangkap makna dari sebuah kalimat
·        Mampu menyusun alur cerita dengan baik dari awal hingga akhir
·         jurnalis
·         stenografi
·         editor koran
·         pengacara
·         pramuniaga



DAFTAR PUSTAKA


Sunyabrata, Sumadi.2008. Psikologi Pendidikan. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada
Sukardi, Dewa Ketut. 2003. Analisis tes psikologis. Jakarta: PT Rineka Cipta
Fudyartanta, K.2004. Tes Bakat dan Penskalaan Kecerdasan. Yogyakarta : Pustaka Pelajar
Muhammad, A. 2010. Deteksi Bakat dan Minat Anak Sejak Dini. Jogjakarta : Garailmu

0 komentar:

Posting Komentar

 

Haloo Sahabat Konselor Copyright © 2008 Black Brown Art Template by Ipiet's Blogger Template